Saturday, November 11, 2006

Sang Perempuan

Tiba saatnya sang perempuan tak memberi hati lagi pada sang kekasih..
Tiba saatnya datang sang perempuan yang tangguh dan pantang menyerah....
Bukan pemaaf yang terlalu mudah untuk memaafkan kesalahan,
Tapi adalah pemaaf yang memberi kesadaran pada yang tersalah....
Bagaimana kau bisa berpikir,
bahwa perempuan itu memaafkanmu, sedang ia selalu kau sakiti,
Pernahkah kau lihat lukanya dibalik senyuman yang menghiasi bibir mungilnya?
Dapatkah kau berterima kasih padanya telah menjagakan benihmu untuknya?
Tiba saat sang perempuan meronta, membiarkanmu pergi tanpa arah nyata,
ketika kau tersadar kaupun kembali,
kembali dan kembali,
dan kau berjanji padaku untuk tidak menyakitinya lagi,
Maka perempuan itu akan memaafkanmu...

0 Comments:

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home